oleh

Kedai 191 Watampone Ramai Dikunjungi Anak Usia SD di Hari Minggu

SUARA-MERDEKA, BONE – Zaman sekarang, kegiatan minum kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Kalau tadinya kedai kopi hanya dijadikan tempat minum kopi, sekarang orang-orang juga menjadikannya tempat nongkrong, rapat, mengerjakan tugas, atau sekadar baca buku.

Bukan itu sj, Kedai Kopi yang tadinya hanya dikunjungi usia muda sampai tua, kali ini Salah satu kedai/warkop di Kabupaten Bone yang selalu dikunjungi oleh anak usia 7 tahun sampai usia 12 tahun (usia anak SD) di hari Minggu untuk berakhir pekan atau Weekend, yaitu Kedai 191 Watampone.

Pasalnya, kedai yang terletak di Jl Sungai Citarum, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang itu selain menyediakan tempat untuk ngopi dan makan jalangkote juga sebagai tempat menambah ilmu dengan berbagai koleksi buku pelajaran, buku umum, sampai buku pelajaran anak SD.

Pemilik Kedai 191 Watampone, Bahtiar Parenrengi, mengatakan, awalnya dirinya hanya berupaya mengoleksi buku fiksi dan non-fiksi di kedainya sebagai pajangan dan sekali-sekali menjadi bacaan pribadi baginya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, ternyata buku-buku yang merupakan sumbangan dari sejumlah penulis, dari teman, kolega dan keluarganya itu banyak diminati oleh pengunjung kedai.

“Saya juga merasa senang dan bahagia apabila ada pengunjung kedai, khususnya anak-anak mau membaca buku-buku koleksi kedai,” ujarnya.

Bahkan khusus bagi anak-anak, di hari Minggu digratiskan makan jalangkote bersama secangkir teh hangat.

“Kalau hari Minggu ada program makan jalangkote ditambah teh hangat dengan gratis, waktunya dari pukul 08.00 – 11.00 Wita,” ujar Bakhtiar Parenrengi.

Sementara salah satu murid kelas 4 SD 10 Manurunge, Ikram merasa senang dan sering ke kedai 191, karena selain bisa mencicipi jalankote juga bisa menambah ilmu dengan membaca koleksi buku yang disediakan.

Baca Juga :  Besok, Ratusan Rider Motor Trail Bakal Meriahkan Bhayangkara Adventure di Kabupaten Bone

“saya bersama teman-teman senang kesini karena banyak koleksi buku anak-anak yang bisa dibaca, selain itu program makan jalankote gratis menjadi daya tarinya” ungkap ikram saat berada di kedai 191 watampone.

Menikmati suasana weekend tidak selamanya harus dilaksanakan di tempat-tempat wisata tetapi bagaimana kita dapat berakhir pekan dengan suasana yang nyaman dan santai serta aman bersama keluarga dengan adanya pula kegiatan edukasi. Hal itu juga dituturkan Lukman salah seorang pengunjung kedai 191 watampone.

“Kedai 191 tidak hanya didatangi untuk ngopi dan ngejalkot, tetapi juga untuk membaca buku. Hal ini sangat bermanfaat bagi saya dan anak-anak saya,” ujar Lukman. (Iq)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *