oleh

Bone Harus Bermitra Dengan Kampus

(Dekan FKM Unhas, Dr Aminuddin Syam, SKM, M. kes, M. Med. Ed)

SEBAGAI Kabupaten yang memiliki penduduk banyak, tentu suatu potensi yang sangat luar biasa, tetapi sekaligus sebagai tantangan yang bisa mereduksi potensi besar tersebut.

Untuk bisa tetap eksis dan memberi kesejahteraan bagi masyarakatnya, maka dibutuhkan kepemimpinan yang kuat yang didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu kendala di bidang KESEHATAN yang dihadapi oleh pemerintah termasuk Kabupaten Bone, adalah masih dianggapnya bidang kesehatan sebagai beban pembangunan. Padahal secara substansi, kesehatan adalah sebuah investitasi jangka panjang. Jika pemerintah memberi perhatian khusus pada aspek kesehatan maka sesungguhnya yg dibangun adalah masa depan Kabupaten Bone.

Anggaran kesehatan di bidang promotif-preventif yang dialokasikan setiap tahunnya, merupakan cermin pemihakan pemerintah terhadap masa depan SDM Kabulaten Bone.

Besaran anggaran untuk sector KESEHATAN selama ini sekitar 80 persen masih dialokasikan utk kepentingan kuratif-rehabilitatif, termasuk di dalamnya pembangunan rumah sakit dan alat KESEHATAN yang padat modal.

Untuk  ke depan, pemda Kabupaten Bone perlu bermitra dengan pihak kampus sehingga  banyak orang yang membantu berfikir untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Bone.

Seperti yang sekarang ini, FKM sudah bermitra dengan Kabupaten Enrekang untuk menggulangi stunting. Karena  Kab. Enrekang dan Kab. Bone termasuk zona hitam. Zona hitam lebih Tinggi prevalensi stuntingnya daripada zona merah.

Baca Juga :  Tim Patra Batalyon A Pelopor Sat Brimob Peduli Anak Sekolah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *